Selain masalah mood, ada beberapa faktor yang bisa menjadi penghalang hubungan intim pasangan, yang istrinya sedang hamil. Banyak yang ragu terkait aman tidaknya berhubungan intim saat hamil tersebut. Nah, terkait masalah hubungan intim selama hamil, sebaiknya anda simak ulasan berikut ini. Semoga bermanfaat.
cara berhubungan intim saat hamil

Beberapa hal yang menyebabkan bumil kehilangan mood berhubungan intim

1. Hilangnya mood karena rasa mual dan lelah dan mengantuk

Ketika hamil, biasanya akan mengalami rasa mual terutama pada trimester awal kehamilan. Wanita yang sedang hamil juga biasanya akan cepat merasa lelah dan mengantuk karena terjadi peningkatan hormon progesteron. Jangankan untuk berhubungan intim, melakukan aktivitas harian seperti biasanya juga tidak merasa nyaman.

2. Terjadi perubahan pada tubuh wanita

Ketika trimester awal kehamilan, wanita mengalami perubahan tubuh salah satunya pada payudara. Perubahan hormon pada saat kehamilan membuat jaringan pada payudara mengalami perubahan dan terjadi peningkatan aliran darah. Akibatnya, payudara akan terasa nyeri, bengkak dan sensitif ketika disentuh.
Lantas, apakah berhubungan intim saat hamil berbahaya?

Sebenarnya tidak masalah berhubungan intim saat hamil, namun dengan catatan, dilakukan dengan benar. Nah, untuk lebih jelasnya silahkan simak ulasan berikut ini:

1. Boleh dilakukan apabila tidak ada indikasi medis
Seringkali pasangan suami istri khawatir jika akan berhubungan intim karena akan mengganggu janin yang berkembang. Padahal hubungan intm sebenarnya aman jika dilakukan dengan benar. Umumnya, jika terdapat indikasi medis yang berbahaya, hubungan intim boleh dilakukan.

Beberapa kondisi yang melarang anda untuk berhubungan intim adalah anda pernah keguguran, pernah mengalami pendarahan atau bercak darah selama kehamilan, kelemahan serviks, riwayat prematur, hamil kembar, janin memiliki plasenta yang rendah, dan nyeri perut. Pada keadaan seperti itu, dokter kandungan akan menyarankan anda untuk menghindari seks. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

2. Lakukan setelah trimester pertama
Menurut beberapa ahli, sperma memiliki kandungan prostaglin yang menyebabkan rasa mulas. Karenanya, wanita yang usia kandunganya masih sangat muda tidak disarankan untuk berhubungan intim untuk mengindari kontraksi dan keguguran. Berhubungan seks pada testimeter pertama juga sangat rawan karena janin beserta ari-arinya belum sempurna terbentuk

3. Perhatikan posisi ketika berhubngan intim
Ketika memutuskan untuk melakukan hubungan intim saat hamil muda, hal lain yang perlu anda perhatikan adalah posisi ketika berhubungan seks. Hindari guncangan yang terlalu kuat saat berhubungan seks. Hindari juga posisi menekan perut karena bisa berakibat pada kondisi janin dalam kandungan. baca juga: do’a agar cepat hamil

Salah satu cara menikmati seks ketika masa kehamilan adalah dengan menghindari penetrasi yang dalam dan kuat. Atur posisi bercinta senyaman mungkin. Menurut para ahli, Posisi disamping pasangan lebih baik dilakukan daripada berada diatas atau dibawah pasangan. Posisi ini disebut sponning, yakni posisi pria dan wanita dengan sama-sama tidur miring dan pria berada di belakang wanita. Penetrasi dilakukan dengan gaya menyamping karena posisi ini diklaim aman tanpa menekan perut.

4. Hindari seks oral
Ketika hamil, seks oral yang dilakukan bisa membahayakan kandungan. Saat hamil, pembuluh darah wanita terbuka , Pembuluh darah yang terbuka ini sangat rentan mengalami infeksi bakteri yang berasal dari air liur. Selain itu, meniup udara kedalam vagina juga bisa mengakibatkan gelembung udara masuk kedalam sirkulasi darah anda. Jika hal ini terjadi, akan meninmbulkan resiko terjadinya penyumbatan pembuluh darah yang berakibat pada kematian mendadak.

5. Sebaiknya jangan dilakukan saat 4 minggu sebelum kelahiran
Jangan melakukan hubungan seks ketika 4 minggu terakhir sebelum prediksi kelahiran karena berpotensi menyebabkan terjadinya persalinan prematur.

6. Waspada penyakit kelamin
Hal yang harus anda waspadai ketika berhubungan intim saat hamil adalah ada tidaknya penyakit kelamin tertentu yang diidap pasangan anda seperti herpes genital dan sipilis. ibu hamil akan tertular herpes melalui hubungan seks. Infeksi herpes pada saat kehamilan juga bisa menyebabkan janin lahir cacat dan keguguran.

Apakah hubungan seks bisa menyakiti bayi dalam kandungan?

Selama berhubungan intim, bayi anda tetap aman dan terlindung oleh cairan ketuban. Serviks anda juga tertutup dan terlindung oleh cairan kental yang tidak bisa dilewati ketika melakukan penetrasi. orgasme yang memicu kontraksi rahim tidaklah berbahaya karena kontraksi ketika orgasme berbeda dari kontraksi ketika persalinan.

Nah itulah beberapa hal yang sebaiknya anda ketahui, terkait boleh tidaknya hubungan intim saat hamil. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here