Ini Dia Deretan Tradisi Unik Kehamilan di Berbagai Negara

0
8

GadoGadoAsin.com – Setiap negara memiliki tradisi yang berbeda-beda, termasuk tradisi bagi ibu para hamilnya. Saat masa kehamilan, biasanya seseorang akan melakukan kebiasaan/upacara guna merayakan kehamilan, sesuai tradisi dan adat masing-masing.
Tradisi unik kehamil di berbagai negara
Nah, penasaran ingin tahu tradisi unik kehamilan yang ada di berbagai negara, dibelahan didunia? Yuk simak berikut ini.

Tradisi Unik Kehamilan di Berbagai Negara

1. Tradisi “Nujuhbulanan” di Indonesia
Di Indonesia sendiri, tradisi untuk ibu hamil dikenal dengan istilah “nujuhbulanan” atau perayaan usia kehamilan tujuh bulan. Meskipun zaman sekarang tradisi ini dilakukan secara berbeda antara masyarakat kota dan desa, namun pada intinya ketika usia kehamilan mencapai 7 bulan, biasanya selalu diadakan syukuran.

Nah, di Jawa sendiri upacara adat ini masih sangat kental dengan tradisi secara turun temurun. Dalam upacara ini, ibu hamil akan dimandikan dengan 7 siraman air kembang 7 rupa. Ibu hamil juga akan mengenakan 7 kain yang berbeda motif sebagai penutup saat dimandikan dan menyajikan 7 buah yang berbeda sebagai rujak. Ketika siraman terakhir atau ke tujuh, akan diluncurkan belut di atas perutnya sebagai simbol dan harapan agar bayi dapat lahir dengan lancar.

2. Tradisi “Tidak Boleh Melihat Api” di Jepang
Tradisi unik kehamilan juga terjadi di Jepang dimana ibu hamil dilarang melihat api. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya tanda lahir pada buah hatinya saat lahir nanti. Selain itu, ibu hamil juga dilarang makan makanan yang pedas dan asin. Biasanya selama kehamilan banyak orang yang datang memberi hadiah berupa shirasa yaitu ikan putih kecil yang mengandung banyak kalsium. Hal tersebut bertujuan, agar asupan kalsium pada ibu hamil tercukupi.

Dalam hal makanan, bagi ibu hamil diharuskan mengonsumsi makanan pokok berupa nasi, shirasu, nori (rumput laut), serta sup miso. Aktivitas sehari-hari yang mereka lakukan pun harus mengandung hal-hal yang positif, seperti melihat gambar-gambar yang indah, mendengarkan musik bahagia, serta menjaga pikiran agar tidak stress.

3. Tradisi “Suami Menggendong Istri dan Berjalan di Atas Nyala Batu Bara” di China
Tradisi unik tentang kehamilan di China ini mungkin terbilang berbahaya. Pasangan suami istri yang telah menikah akan melakukan upacara adat, dimana suami menggendong istri dan berjalan melewati batu bara yang menyala hingga memasuki rumah. Hal ini bertujuan agar istri dapat melahirkan anaknya dengan lancar tanpa hambatan.

Selain itu, ibu hami di China juga dilarang berkumpul dengan orang-orang untuk bergosip dan tertawa keras. Hal ini bertujuan untuk menjaga pikiran agar terhindar dari amarah dan tetap mengendalikan pikiran agar tetap tenang selama masa kehamilan. Ibu hamil di China juga dilarang menghadiri acar pemakaman, melihat gambar yang kontras, dan berhubungan seksual. Masyarakat China juga percaya bahwa tidak diperbolehkan memberikan hadiah pada ibu hamil, karena dapat membawa kesialan bagi ibu hamil dan bayinya.

4. Tradisi “Menjaga Ketenangan Agar Anak Memiliki Wajah Menawan” di Korea
Masyarakat Korea percaya bahwa mental dan pikiran ibu hamil akan mempengaruhi janinnya. Oleh sebab itu, ibu hamil di Korea diharapkan selalu menjaga pikirannya agar tetap tenang dan berpikir positif. Ibu hami biasanya diminta untuk melihat pemandangan yang indah-indah dengan tujuan agar keindahan dapat diserap oleh janin dalam kandungannya, sehingga ketika anaknya lahir akan berwajah cantik atau tampan.

Ibu hamil di Korea juga menghindari makan biskuit atau berbagai jenis kue kering, karena mereka takut bayinya akan sakit. Mereka juga tidak diperbolehkan makan daging bebek, karena takut jika anaknya nanti memiliki kaki berselaput seperti bebek. Masyarakat korea juga diharapkan tidak mengeluh saat merasakan nyeri selama masa kehamilan dan selalu bersikap tenang saat merasakan sakit.

5. Tradisi “Melahirkan Lebih Awal” di Bangladesh
Tradisi unik kehamilan yang terakhir yaitu di Bangladesh. Di Bangladesh sendiri, tidak ditentukan pada usia berapa seharusnya seorang ibu hamil harus melahirkan. Untuk menghindari niat jahat orang-orang di sekitarnya, ibu hamil di Bangladesh memilih melahirkan lebih awal, walaupun baru memasuki tujuh bulan dengan syarat kondisi bayi sudah kuat.
Bahkan ketika perut buncitnya mulai terlihat, ibu hamil di Bangladesh akan memakai pakaian yang menutupi perut buncitnya agar tidak terlihat hamil. Selain itu, mereka juga dilarang duduk maupun tidur di sudut sebuah ruangan, karena akan menjadi incaran orang jahat.

Bagaimana, ternyata ditiap negara memiliki tradisi unik saat hamil yang berbeda-beda ya. Menurut anda mana yang paling unik?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here