Inilah Jenis Makanan yang Tidak Diperbolehkan Dikonsumsi Oleh Ibu Hamil, Dicatat ya Bun..

0
40

GadoGadoAsin.com – Asupan gizi pada ibu yang sedang hamil memang harus diperhatikan. Dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan bernutrisi, akan sangat membantu tumbuh kembang janin dengan maksimal. Di trimester awal kehamilan, Bunda harus mengonsumsi makanan yang bergizi karena janin sedang dalam proses pembentukkan organ dalam. Apabila nutrisi tidak terpenuhi, pembentukkan organ dalam tidak akan maksimal.
Jenis Makanan yang Tidak Diperbolehkan Dikonsumsi Oleh Ibu Hamil
Nah, idealnya selain harus mengetahui makanan-makanan sehat yang dianjurkan untuk dikonsumsi, sebaiknya ibu hamil juga mengetahui apa saja jenis makanan yang tidak diperbolehkan untuk dikonsumsi selama kehamilan.
Jenis makanan yang tidak diperbolehkan selama kehamilan

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang tidak boleh dikonsumsi saat kehamilan:

– Daging mentah
Virus toksoplasma merupakan virus yang terdapat pada daging mentah ataupun daging yang diolah setengah matang. Pengonsumsian daging mentah atau daging setengah matang sangat tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Virus yang masih terkandung didalamnya tersebut bisa menyebabkan infeksi pada janin yang dikandung.

Lebih parahnya lagi, Bunda tidak akan merasa gejala apapun ketika infeksi tersebut menyerang janin. Apabila Bunda ingin mengonsumsi daging putih maupun daging merah harus dimasak dengan matang sempurna. Bunda bisa mengetahuinya dari warna daging tersebut. Apabila sudah ada tidak warna merah muda atau tampak berdarah pada dagingnya berarti daging tersebut sudah matang.

– Telur mentah
Seperti yang Bunda ketahui, terdapat bakteri salmonella di telur mentah ataupun telur setengah matang. Selain dilarang mengonsumsi langsung telur mentah atau setengah matang, ibu hamil juga diimbau untuk tidak memakan makanan yang mengandung telur dan tidak melewati proses pasteurisasi sebelumnya.

Memang ada makanan yang mengandung telur mentah tanpa melalui proses pasteurisasi? Ada, makanan tersebut berupa krim pada kue ulang tahun atau cookies, es krim, salad, dan makanan lainnya. Untuk itu, Bunda harus mengeceknya atau bertanya kepada penjual, apakah ada penggunaan telur mentah yang digunakan atau tidak.

– Sayur mentah
Meskipun ada beberapa jenis sayuran yang dapat dikonsumsi mentah-mentah seperti jenis sayuran kecambah, ada baiknya bila Bunda memasaknya terlebih dahulu. Ada bakteri yang tidak dapat hilang hanya melalui proses pencucian saja. Jadi, Bunda harus berhati-hati untuk tidak mengonsumsi sayuran mentah.

– Ikan-ikan besar yang mengandung merkuri
Tahukah Bunda bahwa ikan-ikan besar seperti ikan tuna, todak, mackerel, sarden, salmon dan sejenisnya mengandung merkuri dalam jumlah yang banyak dibanding ikan-ikan yang lebih kecil? Tak hanya mengandung merkuri saja, tetapi ikan laut beresiko mengandung PCBs atau polychlorinated biphenyls dan polutan dioksin.

Kandungan-kandungan tersebut mengganggu perkembangan saraf pada janin. Untuk itu, ada baiknya jika Bunda membatasi konsumsi ikan-ikan besar. Cukup 1 minggu sekali dengan porsi sedang sudah memenuhi kebutuhan gizi untuk ibu dan janin. Tapi, janganlah mengonsumsinya dalam keadaan mentah ya, Bun.

– Hati
Hati merupakan salah satu makanan yang mengandung banyak zat besi. Selain zat besi, ada kandungan vitamin A yang sangat tinggi. Kandungan gizi yang terkandung dalam hati tersebut yang membuat banyak orang mengonsumsinya.

Namun, apabila Bunda sedang mengandung, ada baiknya Bunda menghindari konsumsi makanan yang satu ini. Kandungan vitamin A yang terlalu tinggi ini tidak baik untuk kesehatan janin, malah akan mengganggunya.

– Produk susu tanpa proses pasteurisasi
Makanan terakhir yang tidak dibolehkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil yaitu semua produk susu yang tanpa melalui proses pasteurisasi atau proses pemanasan. Proses pemanasan dapat menghilangkan bakteri jahat yang terdapat dalam makanan tersebut.

Seperti halnya makanan lain, produk susu yang belum diolah mengandung bakteri yang tidak baik untuk ibu hamil, yaitu bakteri listeria. Bakteri tersebut dapat menyebabkan infeksi pada janin sehingga kesehatan janin akan terganggu. Tak hanya membahayakan janin saja, tetapi juga membahayakan sang ibu karena dapat memicu keracunan makanan.

Dengan mengetahui pantangan makanan yang tidak boleh dikonsumsi, Bunda bisa menjaga sang buah hati dari hal-hal buruk yang tidak dinginkan. Bila perlu, jenis makanan yang dilarang tersebut, catat dibuku, agar tidak lupa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here