Jangan sembarangan bunda, Begini lho Posisi Tidur yang Terbaik Saat Hamil

0
46

GadoGadoAsin.com – Ketika hamil pasti anda akan direpotkan dengan masalah posisi tidur. Mungkin saat masih di usia trismester pertama, anda bisa tidur bebas dengan beragam posisi. Tetapi saat memasuki trimester kedua, tentunya tidak boleh sembarangan. Anda harus memilih posisi terbaik, agar aman untuk janin serta kesehatan anda juga.
Posisi tidur yang baik saat hamil
Lantas, seperti apa posisi tidur ibu hami yang disarankan para pakar kesehatan? Beirkut kami bagikan ulasannya. Silahkan disimak.

Beragam posisi tidur yang tepat saat hamil

a. Posisi tidur terlentang

Pada trimester pertama yakni ketika usia kandungan 1 sampai 3 bulan, anda bisa tidur dengan posisi apa saja karena pada usia ini kandungan anda belum begitu besar sehingga belum ada penekanan yang signifikan pada pembuluh darah di punggung.
Tetapi ketika kandungan memasuki trimester kedua, sebaiknya anda menghindari posisi tidur seperti ini. Para dokter menyarankan ibu hamil tidak tidur dengan posisi telentang dengan pertimbangan.

  1. Bisa menyebabkan tekanan pada vena yang membawa aliran darah dari tubuh bagian bawah menuju ke jantung.
  2. Bisa menyebabkan sakit pinggang
    Peyebab sakit pinggang antara lain pertambahan berat badan yang diakibatkan karena perubahan tubuh, perkembangan janin, plasenta dan air ketuban dalam rahim. Kandungan yang semakin membesar juga berakibat pada gravitasi tubuh yang bergeser ke depan yang akan membebani pinggang. Untuk mengatasi sakit pinggang yang muncul, anda bisa melakukan hal-hal berikut:
    – Jaga keseimbangan tubuh, misalnya saat membawa beban , lakukan dengan tangan kiri dan kanan.
    – Berjongkok ketika mengambil sesuatu di lantai
    – Usahakan badan tetap tegak ketika duduk
    – Lakukan olahraga rutin untuk ibu hamil
    – Mandi dengan air hangat
    – Kompres pada bagian yang terasa nyeri dengan air dingin
  3. Posisi tidur telentang setelah trimester pertama akan mengakibatkan sesak nafas. Karena janin perlu ruangan yang lebih luas dalam rahim, hal ini mengakibatkan terdorongnya diagfragma yang membatasi ruang gerakan paru-paru semakin kecil. Volumer darah pada saat hamil juga mengalami peningkatan yang berakibat pada lebih cepatnya pemompaan pembuluh darah kapiler. Inilah yang menjadi penyebab dada terasa sesak. Untuk mengatasi hal tersebut anda sebaiknya mengkonsumsi lebih banyak cairan, rutin berolahraga ringan, hindari asap rokok dan gas berbahaya lain.
  4. Rawan terkena ganguan pencernaan yang disebabkan oleh perubaan hormon dan semakin berkembangnya janin yang mengakibatkan perut semakin tertekan. Anda bisa mengatasi hal ini dngan mengindari makanan yang terlalu pedas, berlemak dan mengandung kafein, minum susu,anda juga bisa mengubah pola makan anda dengan cara makan dengan porsi kecil tetapi sering.
  5. Tidur telentang dalam waktu lama berakibat pada terganggunya aliran darah dan nutrisi ke plasenta yang bermanfaat untuk perkembangan janin dalam rahim.
  6. Dapat mengakibatkan pusing, mengorok, berat badan yang naik dan gangguan sleep apnea.

b. Posisi tidur miring

Posisi miring merupakan posisi tidur yang sangat dianjurkan bagi ibu hamil. Posisi miring ke kiri lebih dianjurkan untuk ibu hamil, apalagi ketika usia kandungan memasuki 16 minggu. Manfaat tidur miring ke kiri bagi ibu hamil diantaranya:
– Bayi dalam kandungan bisa mendapatkan aliran darah dan nutrisi secara maksimal karena adanya vena besar di bagian belakang sebelah kanan spina yang bertugas mengembalikan darah dari tubuh bagian bawah ke jantung.
– Posisi tidur miring bisa mengurangi resiko kaki bengkak saat hamil atau ederma dan membantu ginjal untuk membuang sisa makanan dan cairan dari tubuh ibu secara maksimal.

Selain aman serta nyaman, posisi tidur miring ke kiri juga akan membantu perkembangan janin dalam kandungan. Karena itu biasakan diri anda untuk melakukanya sejak awal kehamilan.

Tips agar ibu hamil nyaman tidur

  1. Untuk menopang punggung dan perut, anda bisa menggunakan bantal
  2. Hindari makan ketika mendekati waktu tidur anda
  3. Biasakan tidur dan bangun secara terjadwal, pada jam yang sama setiap harinya.
  4. Mandi dengan air hangat sebelum tidur juga bisa membantu anda tidur lebih nyenyak.
  5. Hindari minum terlalu banyak saat malam hari karena akan menyebabkan anda bolak-balik ke toilet untuk buang air kecil. Hal ini sangat mengganggu tidur malam anda tentunya.
  6. Jauhi stress karena bisa memicu insomnia.
  7. Jangan minum minuman yang mengandung kafein seperti teh dan kopi ataupun minuman bersoda.
    Sekarang sudah tahu ya, bagaimana tidur yang baik bagi ibu hamil? Sebaiknya diterapkan ya bunda, agar janin dan bunda sendiri bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here