Cara yang Tepat untuk Berkomunikasi Dengan Bayi Sejak Dalam Kandungan

0
116

GadoGadoAsin.com – Beberapa penelitian menunjukkan bahwa melakukan komunikasi dengan janin sejak dalam kandungan akan membuat IQ anak menjadi lebih tinggi dan kosa kata anak jauh lebih banyak di bandingkan dengan janin yang jarang di ajak untuk berkomunikasi.

Nah, terkait hal tersebut, berikut ini kami bagikan penjelasan mengenai manfaat dari berkomunikasi sejak dalam kandungan dan tips mengajaknya berkomunikasi.
cara berkomunikasi dengan bayi didalam kandungan

Manfaat Berkomunikasi dengan Bayi Sejak Dalam Kandungan

Sebagian orang mungkin belum tau manfaat dari berkomunikasi dengan bayi sejak dalam kandungan, tetapi bagi ibu hamil perlu mengetahui hal tersebut. berikut manfaat dari mengajak komunikasi bayi di dalam kandungan.

  • Menstimulasi perkembangan otak
  • Membuat suasana nyaman
  • Merangsang pendengaran sejak dalam kandungan

Tips Berkomunikasi Dengan Bayi Yang Masih Di Dalam Kandungan

1. Hindari Perkataan Negatif
Saat berkomunikasi dengan bayi sebaiknya hindarilah perkataan negatif seperi tidak ataupun jangan. Sebab janin belum memiliki pikiran sacara sadar sehingga belum memahami kalimat orang tua seutuhnya. Maka dari itu gunakanlah kalimat positif seperti “ tumbuhlah menjadi anak yang sholeh atau sholehah serta baik dan penurut kepada orang tua ya”

2. Menjaga Emosi Agar Tetap Stabil
Jika ibu sedang mengalami keadaan emosi secara tidak stabil, baik emosi negatif maupun emosi positif maka janin juga dapat merasakannya. Sehingga ibu harus selalu merasa bahagia dan rileks, apalagi peran suami sangat di butuhkan untuk mengembalikan suasana hati selama masa kehamilan. Dengan begitu ibu akan selalu mempunyai energi positif yang dapat berpengaruh terhadap janin.

3. Peka Terhadap Gerakan Si Janin

Biasanya saat ibu sedang berkomunikasi, maka janin akan merespon segala bentuk komunikasi yang di lakukan melalui gerakan seperti menendang perut ibunya. Itu artinya janin merasakan nyaman dan bahagia ketika di ajak berkomunikasi, tetapi tidak jarang juga ibu merasakan sakit di tengah keramaian yang menandakan bahwa janin tidak menyukai situasi tersebut.

4. Membelai Perut
Membelai perut merupakan salah satu bentuk komunikasi dengan janin. Caranya ialah anda tinggal meletakkan posisi jari di sekitar bawah perut, lalu belailah bagian tersebut sampai ke atas perut serta iringi belaian tersebut dengan ucapan yang lembut.

5. Mengusap Perut
Jika ingin melakukan komunikasi dengan mengusap perut, maka anda perlu mengetahui letak pantat si bayi saat di dalam perut, ketika sudah menemukannya usaplah bagian tersebut dengan gerakan melingkar dan beri sedikit saja tekanan agar janin dapat merasakannya serta iringi usapan tersebut dengan nyanyian.

6. Menepuk – Nepuk Perut Secara Pelan
Gerakan menepuk dapat di lakukan di bagian atas perut, tetapi jika keadaan janin terdeteksi sungsang maka dapat menepuknya pada bagian bawah perut. Lakukanlah kegiatan menepuk secara halus dengan merapatkan jari jemari anda.

Terkadang janin akan memberikan respon berupa tendangan atau gerakan lainnya, serta perhatikan pula respon yang di berikan jika menepuk di bagian perut berbeda. Usahakan jangan menepuk perut terlalu keras sampai terasa sakit dan tidak nyaman bagi anda.

7. Melakukan Kegiatan Berdo’a Dengan Janin
Jika anda memilih komunikasi berdoa dengan janin maka perdengarkanlah Al-Qur’an serta berdoa lah meminta permohonan secara sepenuh hati dan berpikiran positif untuk keselamatan ibu dan janin sambil mengusap – usap bagian sekitar perut.

Selain itu pilihlah waktu yang tepat saat ingin berkomunikasi, hindarilah kegiatan komunikasi pada pukul 8 malam sampai pukul 3 pagi karena pada waktu tersebut janin sedang mengalami proses peremajaan sel – selnya. Namun melakukan kegiatan berdoa kepada janin tidak boleh terputus hingga anak tumbuh dewasa sebab kedekatan jiwa terhadap orang tua dan anak akan tercipta dengan saling memahami satu sama lain.

8. Berkomunikasi Melalui Self Hypnosis
Berkomunikasi dengan metode self hypnosis merupakan cara yang di lakukan dengan memasuki alam bawah sadar untuk berbicara dengan janin. Tetapi janin janin hanya bisa menyerapnya tanpa menyaring terlebih dahulu sehingga akan di simpan di alam bawah sadar. Kondisi ini sama dengan ibu yang sedang mendengarkan saluran favorit, ketika ingin memasuki gelombang pikiran sadar dan tidak sadar.

Untuk berkomunikasi dengan janin tidak ada batasan waktu dalam sehari, kapanpun anda ingin melakukannya maka lakukanlah. Bahkan suami juga dapat berkomunikasi dengan janin melalui metode yang sama di lakukan ibu. Perlu di ketahui juga bahwa janin belum bisa memfilter suara, cahaya, sentuhan atau emosi secara utuh sehingga anda harus berhati – hati ketika melakukan komunikasi dengan janin.

Nah, semoga ulasan mengenai tips berkomunikasi dengan bayi sejak dalam kandungan diatas bisa bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here