Ini Bahaya yang Harus Dihadapi Pelaku Aborsi, Berpikirlah Seribu Kali Sebelum Melakukannya

0
8

GadoGadoAsin.com – Aborsi merupakan sebuah jalan keluar yang selalu diambil pada saat seorang perempuan mengalami kehamilan di luar keinginannya. Dan perlu diketahui, tindakan aborsi sendiri merupakan tindakan yang sangat berbahaya dan memiliki dampak yang serius bagi kesehatan.
bahaya aborsi

Dampak serius yang harus dihadapi pelaku aborsi

• Dampak psikologis
Selain adanya dampak kesehatan fisik, aborsi juga memiliki dampak pada psikologi pelakunya. Di antaranya adalah trauma, depresi, sedih, perasaan berdosa, dan masih banyak lagi dampak psikologi yang akan mengganggu kesehatan jiwanya.

• Pendarahan parah
Aborsi dapat mengakibatkan pelakunya (wanita yang sedang hamil) mengalami pendarahan parah karena leher rahimnya robek dan terbuka lebar. Pendarahan parah ini bisa mengakibatkan seseorang kehabisan darah, jika hal ini tidak segera ditangani secara medis maka akan berujung pada kematian. Pada dasarnya, aborsi memang upaya yang tidak alamiah sehingga sangat berbahaya dilakukan.

• Terkena resiko kanker
Praktek ini dapat meningkatkan resiko terkena kanker misalnya saja kanker serviks, kanker indung telur, kanker payudara dan lain sebagainya. Kanker serviks merupakan sejenis kanker yang 99,7% disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik yang menyerang bagian leher rahim. Kanker ini biasanya dapat mengakibatkan pendarahan pada organ vital wanita. Biasanya gejala kanker ini tidak akan terlihat sampai kanker telah memasuki stadium yang lebih jauh.

• Menyebabkan infeksi
Banyak orang yang melakukan aborsi di klinik ilegal, tidak pada praktek dokter resmi. Biasanya tempat-tempat ini menggunakan alat medis yang tidak steril yang memiliki banyak bakteri sehingga sangat berpotensi menyebabkan infeksi pada organ vital dan organ dalam lainnya. Infeksi ini sendiri bukan hanya karena tidak sterilnya alat medis tetapi bisa juga karena ada bagian janin yang masih tertinggal di dalam rahim. Dan inilah hal yang paling sering diabaikan oleh pelaku aborsi.

• Resiko kematian
Kematian karena aborsi merupakan hal yang sering terjadi, karena memang umumnya para pelaku hanya memikirkan bagaimana caranya menggugurkan kandungan tanpa mempedulikan bagaimana dampak kesehatannya.

Fakta Terkait Tindakan Aborsi

Pada beberapa kasus, tindakan aborsi dilakukan karena terjadinya indikasi medis, dimana kehamilan bisa menjadi sangat berbahaya bagi sang ibu. Hal ini mengharuskan ibu hamil tersebut untuk melakukan tindakan aborsi, namun tentu saja harus dengan rekomendasi dokter.

Di bawah ini kami akan menjelaskan beberapa fakta mengenai aborsi. Berikut adalah ulasannya.

Hanya ada 1 persen aborsi yang dilakukan untuk menyelamatkan nyawa sang ibu
Kasus ini merupakan kasus yang jarang sekali terjadi. Contohnya, jika seorang ibu hamil menderita kanker ganas dan jika tetap melanjutkan kehamilan maka nyawa sang ibu akan berada dalam bahaya.

Dengan aborsi Anda akan membunuh nyawa yang tidak berdosa
Umumnya tindakan aborsi akan dilakukan di awal kehamilan, pada saat pembuahan baru saja terjadi. Walaupun begitu, janin yang ada di dalam perut Anda sudah mulai berkembang. Tindakan aborsi ini kemungkinan tidak hanya membunuh satu nyawa, namun bisa jadi lebih

Saat mulai terjadinya pembuahan, kehamilan yang terjadi bisa saja menghasilkan dua atau lebih calon bayi. Jadi, sebaiknya anda pikirkan lagi jika ingin melakukan aborsi, karena belum tentu anda hanya terdapat satu janin saja. Jika lebih dari satu, maka Anda akan membunuh lebih dari satu orang bayi.

Sekitar 70 ribu wanita di dunia meninggal karena aborsi secara illegal
Hal tersebut merupakan bukti yang nyata bahwa aborsi adalah suatu tindakan yang sangat berbahaya bagi seseorang.

Aborsi boleh dilakukan apabila janin tidak berkembang
Alasan medis seperti contohnya terjadi kehamilan di luar rahim (kehamilan ektopik) dapat menjadi alasan untuk melakukan tindakan aborsi. Hal ini tentunya memerlukan rekomendasi dokter terlebih dahulu.

Banyak komplikasi yang bisa muncul pada wanita yang melakukan aborsi
Saat atau setelah melakukan aborsi dapat terjadi beberapa komplikasi. Hal ini terjadi karena proses aborsi kurang bersih atau penanganan yang dilakukan tidak benar atau mungkin tidak sesuai dengan prosedur yang seharusnya.

Tindakan aborsi lebih berbahaya daripada saat terjadinya persalinan
Pada beberapa fakta yang ditemukan, menyebutkan bahwa angka kematian akibat dari tindakan aborsi lebih tinggi daripada angka kematian pada wanita yang melahirkan.

Demikian diatas informasi mengenai bahaya aborsi yang harus anda ketahui, juga beberapa informasi terkait mengenai fakta-fakta aborsi. Semoga informasi di atas dapat membuka hati anda untuk tidak melakukan tindakan tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here