Penting!!! Ibu Hamil Wajib Mengetahui Ciri-Ciri Ketuban Pecah Atau Merembes Berikut Ini

0
8

GadoGadoAsin.com – Mengetahui tanda-tanda ketuban yang pecah sangatlah penting. Dengan adanya pengetahuan ini, ibu hamil bisa sigap melakukan tindakan yang tepat saat ada kondisi tidak normal pada air ketubannya.
ciri ciri ketuban pecah

Apa saja tanda-tanda Air Ketuban Pecah?

Ketuban pecah memiliki beberapa ciri atau tanda yang harus diketahui. Nah, di bawah ini adalah beberapa diantaranya.
1. Terasa ada Cairan Merembes
Saat hamil tua, Anda harus waspada jika ada cairan yang merembes dari vagina. Bisa saja itu adalah air ketuban. Air ketuban sedikit berbeda dari air urine. Meskipun terkadang air ketuban sekilas terlihat sama dengan air urine.Namun, ketuban sifatnya akan keluar secara terus menerus dan terkadang tak terkontrol. Sedangkan air urine umumnya masih bisa ditahan.

2. Cairan Tidak Bau
Ciri-ciri ketuban yang pecah salah satunya tidak berbau. Berbeda dari air urine yang memiliki bau yang cukup khas, air ketuban ini biasanya tidak memberikan aroma tertentu. Jika ada tiba-tiba air merembes dari vagina, coba cek apakah berbau seperti urine atau tidak. Jika tak berbau, maka sangat mungkin air yang keluar tersebut adalah air ketuban yang pecah.

3. Berwarna Bening
Ciri lain yang menandai ketuban pecah pada ibu hamil ialah air yang merembes warnanya bening. Air ketuban umumnya berwarna bening sementara air urine secara umum warnanya kuning. Namun, bukan berarti air merembes yang keluar harus berwarna bening. Sebab, ada pula air ketuban yang keluar dengan warna agak keruh atau kekuningan.

4. Terasa Hangat
Air ketuban terasa hangat. Kehangatan air ketuban ini bisa Anda rasakan selama air ketuban itu merembes. Saat merasakan ada air hangat yang merembes, Anda harus cermat dan melihat apakah air seni biasa atau air ketuban yang pecah. Banyak yang menyangka air ketuban ini air urine karena ia keluar dari miss vagina dengan kondisi seperti air urine. Untuk mengetahui akan hal ini, diperlukan pengetahuan lebih mengenai ciri-ciri lain air ketuban yang pecah.

5. Terjadi Kontraksi
Selain bisa dilihat secara kasat mata, air ketuban dapat dirasakan. Umumnya air ketuban yang pecah ini bersamaan dengan terjadinya kontraksi.Jika Anda mengalami rasa sakit hebat pada bagian perut ke bawah dalam waktu yang bertepatan dengan air yang keluar dari vagina, waspadalah karena bisa saja ketuban Anda telah pecah.

6. Terasa Seperti Ada yang Pecah
Sebelum air merembes, ibu hamil akan merasakan perasaan seolah ada yang pecah. Hal ini bisa sangat terasa seolah seperti gelembung yang tetiba meletus dan isinya berhamburan. Saat ini terjadi, kebanyakan wanita hamil merasa kaget ataupun syok dan merasa khawatir dengan kandungannya. Itu adalah hal yang normal dan menandakan air ketuban pecah.

7.Bercak Putih
Ciri air ketuban pecah yang lainnya adalah ditemukannya bercak putih. Anda bisa melakukan pengecekan pada bagian celana dalam, apakah ada bercak putih atau tidak. Bercak putih ini terkadang terlihat seperti cairan lendir yang menggumpal dan menempel pada celana dalam. Untuk mengetahui apakah air yang merembes adalah ketuban atau bukan, jangan lupa lakukan pengecekan ini.

9. Dibarengi Keluarnya Darah
Air ketuban yang pecah terkadang dibarengi oleh keluarnya darah dari vagina. Hal ini bisa terjadi pada kasus-kasus kehamilan tertentu. Jika mendapati darah keluar bersamaan dengan air bening yang merembes, segera lakukan pertolongan pertama.

Air ketuban pecah menandakan wanita yang hamil akan segera melahirkan. Jika air ketuban telah merembes, jangan langsung panik. Anda harus melakukan beberapa hal. Pertama, bersikap tenang dan segera duduk. Sebaiknya duduklah di kursi dan hindari duduk berjongkok.Selanjutnya pakailah pembalut jika tersedia. Kemudian, segera telepon pihak rumah sakit dan bersiap-siaplah menuju rumah sakit.

Nah, itulah diatas berbagai ciri jika air ketuban pecah. Jika Anda maupun kerabat Anda mengalami hal ini, jangan panik. Usahakan untuk tetap tenang, dan segera datang ke dokter atau bidan terdekat, agar langsung mendapatkan penanganan/pertolongan yang tepat. Sebab, jika telat penanganannya, bisa sangat membahayakan keselamatan calon buah hati Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here