Tanda-Tanda Mengandung Bayi Kembar yang Sebaiknya Diketahui Semua Bumil

0
69

GadoGadoAsin.com – Siapa sih yang tidak ingin memiliki bayi kembar? Apalagi, jika kedua bayi kembar itu adalah kembar identik. Pastinya semua pasangan akan sangat bahagia menerimanya. Memang untuk bisa memiliki bayi kembar, biasanya harus ada keturunan yang telah memiliki bayi kembar. Namun itu bukan hal yang mutlak, tetap saja ada kemungkinan seseorang memiliki bayi kembar, meskipun tidak memiliki keturunan tersebut.
Nah, berikut adalah ciri-ciri seorang bumil sedang mengandung bayi kembar, yang sebaiknya diketahui.
Tanda Mengandung Bayi Kembar

Ciri-ciri bumil mengandung bayi kembar

  1. Berat badan naik drastis
    Mengandung bayi kembar ditandai dengan naiknya berat badan. Normalnya, kenaikan berat badan di trimester pertama naik sekitar 2 hingga 3 kg. Tetapi, jika Bunda mengalami kenaikan berat badan hingga 5 kg atau lebih, ada kemungkinan Bunda mempunyai bayi kembar. Di akhir trisemester kedua, berat badan biasanya akan naik sekitar 7-12 kg.
  2. Perut besar tapi masih hamil muda
    Ukuran rahim akan lebih besar dari ibu hamil lainnya, sehingga perut akan terlihat lebih besar meskipun umur kehamilan masih baru.

    Mengukur usia kehamilan serta kematangan janin bisa dilakukan dengan mengukur panjang dan besar fundus perut ibu hamil. Ketika ada ibu hamil yang mengandung bayi kembar, rahimnya akan melebar dan tinggi fundusnya akan menjadi lebih besar daripada usia kehamilannya sendiri.
  3. Mual parah
    Survey membuktikan 50% lebih ibu yang memiliki bayi kembar akan mengalami mual yang lebih parah dibandingkan ibu hamil lainnya. Namun, ada juga beberapa yang tidak mengalami mual parah seperti itu.
  4. Gerakan janin terasa lebih sering atau lebih awal
    Banyak ibu hamil yang memiliki bayi kembar mengaku bahwa ciri hamil kembar yaitu merasakan gerakan janin lebih awal. Sayangnya, hal ini tidak bisa dijadikan sebagai patokan. Secara medis, gerakan yang terjadi dalam perut tidak bisa menjamin berapa jumlah janin yang ada di dalam rahim.
  5. Ada dua detak jantung
    Dua detak jantung ditandai karena adanya dua janin yang ada dalam rahim. Jika Bunda sedang menjalani pemeriksaan kehamilan, dokter akan mendengar detak jantung janin tersebut. Jika dokter mendengarnya lebih dari satu, berarti Bunda memiliki bayi kembar.

    Namun, Bunda juga perlu tahu bahwa detak jantung bayi kembar bisa terdengar di sisi lain perut. Jadi, dokter bisa merasakan keberadaan janin kembar apabila janin tersebut memiliki irama detak jantung yang berbeda-beda.
  6. Hasil tes AFP yang tinggi
    Tes AFP atau An Alpha Fetoprotein merupakan pemeriksaan kehamilan yang akan dilakukan di trimester kedua. Tes ini dilakukan untuk mengukur jumlah protein yang dikeluarkan oleh jantung bayi, dan memeriksa apakah ada kemungkinan cacat lahir pada bayi tersebut.

    Apabila hasil tes AFP tersebut tinggi, sudah dipastikan bahwa Bunda memiliki bayi kembar. Namun, Bunda juga perlu berhati-hati karena bisa jadi indikasi adanya permasalahan di perut jika memiliki hasil tes yang tinggi. Sehingga dokter akan menyarankan untuk pemeriksaan lebih lanjut dengan menggunakan USG.
  7. Kelelahan ekstrim
    Kehamilan akan membuat Bunda merasa lebih lelah. Apalagi, jika bayi yang dikandung adalah bayi kembar. Tubuh Bunda akan bekerja dua kali lebih keras untuk memenuhi semua nutrisi pada janin kembar agar mereka dapat tumbuh kembang secara maksimal. Itulah mengapa Bunda akan merasakan kelelahan yang ekstrim.
  8. Pemeriksaan USG
    USG atau Ultrasonografi merupakan tes diagnostic noninvasive yang menggunakan kekuatan gelombang suara untuk menciptakan gambar visual organ panggul, plasenta, rahim, dan janin.

    Apabila kehamilan Bunda sudah memasuki usia 3 minggu di trimester pertama, Bunda bisa langsung memeriksakan janin lewat USG. Disitu, akan terlihat apakah Bunda memiliki bayi kembar atau tidak.
  9. Meningkatnya level hCG
    hCG, singkatan dari Human chorionic gonadoptropin, merupakan hormon yang berada dalam tubuh yang diproduksi oleh plasenta setelah terjadinya implantasi. Meningkatnya kadar hCG di tubuh pertanda kehamilan bayi kembar.
  10. Faktor genetik
    Jika Bunda ingin memiliki anak kembar, menikahlah dengan pasangan yang memiliki anggota keluarga kembar. Dengan begitu, Bunda memiliki kesempatan besar untuk mendapatkan bayi kembar.

    Nah itulah tanda-tanda bumil yang mengandung bayi kembar. Namun perlu diketahui, bukan berarti jika memiliki tanda diatas pasti memiliki bayi kembar, untuk memastikan, harus dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan cara medis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here