Mengganti / Mengisi Angin Ban Kendaraan Dengan Nitrogen, Ini yang Harus Anda Ketahui!

0
40

GadoGadoAsin.com – Mengganti atau mengisi angin ban kendaraan dengan nitrogen pastilah memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. saat ini memang banyak yang mulai beralih dari pengisian menggunakan udara dari kompreor biasa dengan pengisian menggunakan nitrogen. Namun bukan berarti semua pemilik kendaraan melakukan hal yang sama, masih banyak pengguna kendaraan yang memanfaatkan pengisian udara dari kompresor biasa.
nitrogen
Semua tentu memiliki pertimbangan masing-masing, berikut beberapa kelebihan pengisian tekanan ban dengan menggunakan nitrogen

  1. Molekul nitrogen lebih besar dibanding dengan oksigen, sehingga saat dimasukkan ke dalam ban tidak akan mudah kempes.
  2. Pengisian nitrogen dalam ban tidak membuat ban berubah tekanan secara drastis walaupun ban digunakan dalam periode yang lama
  3. Umur ban akan semakin panjang karena tidak terjadi reaksi oksidasi dalam ban

Selain kelebihan, tentu ada sisi negatif lainnya. Berikut kekurangan dari pengisian tekanan ban dengan menggunakan nitrogen

  1. Harga pengisian tekanan ban dengan menggunakan nitrogen jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan pengisian ban menggunakan udara dari kompresor
  2. Tempat pengisian tekanan belum tersedia merata di setiap daerah, banyak ditemui di SPBU
    sekarang dikembalikan pada Anda, apakah akan tetap menggunakan udara biasa dari kompresor atau akan berganti menggunakan nitrogen.

Bagaimana cara mengisi tekanan ban dengan nitrogen ? apakah sama dengan cara pengisian ban dari kompresor biasa.
Cara pengisian tekanan ban dengan nitrogen tentu tidak berbeda jauh dari pengisian menggunakan udara dari kompresor, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yaitu Anda harus benar-benar mengosongkan ban dari sisa angin biasa. Berikut langkah pengisian tekanan ban menggunakan nitrogen:

  1. Kosongkan ban kendaraan Anda, kemudian lepas pentil
  2. Isi nitrogen untuk membersihkan sisa udara yang terperangkap d dalam ban (flashing)
  3. Pasang kembali pentil ban
  4. Isi ban dengan nitrogen sampai tekanan yang diinginkan

Cukup mudah bukan, jika dalam perjalanan tekanan ban Anda mulai menurun dan tidak menemukan stasiun pengisian nitrogen, Anda bisa menggunakan pengisian udara biasa kok. Namun kalau sudah ketemu dengan tempat pengisian tekanan ban dengan nitrogen, maka Anda harus melakukan cara pada langkah 1 sampai 4 kembali. Selamat mencoba dan jangan lupa share artikel ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here